Bandung, 7 Agustus 2026 — TransTRACK Academy resmi menjalin kerja sama dengan Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri. Kolaborasi ini berfokus pada pengembangan riset bersama sekaligus peningkatan kompetensi di bidang supply chain, logistik, dan transformasi digital.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan TransTRACK Academy, Budi Santosa Chulasoh, S.T., M.T., CLIP, CISCP., selaku Director of TransTRACK Academy sekaligus Director of Digital Business Research & Innovation, bersama tim. Sementara itu, Fakultas Rekayasa Industri Telkom University diwakili oleh Muhammad Nashir Ardiansyah, S.T., M.T., Ph.D., selaku Wakil Dekan I Fakultas Rekayasa Industri, beserta jajaran tim.
Kerja sama ini mencakup dua fokus utama, yaitu Program Pemagangan (Internship Program) dan Penelitian Bersama (Joint Research) sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu, kedua institusi berencana mengembangkan sejumlah bentuk kolaborasi lainnya, seperti University Collaboration Program, penyelenggaraan accredited course dan certified program, serta integrasi sertifikasi profesional ke dalam kurikulum melalui skema embedded certification.
Dalam bidang pengembangan talenta, kolaborasi juga mencakup program magang selama 3 hingga 6 bulan, termasuk peluang paid internship di lingkungan TransTRACK. Tidak hanya itu, kedua pihak turut membuka peluang pengembangan trainer yang dapat mendukung penyelenggaraan pelatihan publik maupun in-house training di bidang supply chain.
Sementara itu, program Joint Research akan diarahkan pada pengembangan pengetahuan, teknologi, dan inovasi, terutama dalam bidang Supply Chain, Logistics, Fleet Engineering, dan Internet of Things (IoT). Dalam pelaksanaannya, TransTRACK Academy akan menyediakan topik penelitian, permasalahan industri, serta data yang relevan. Di sisi lain, Universitas Telkom akan berkontribusi melalui pendekatan metodologi penelitian, keterlibatan akademisi, dan pengembangan solusi inovatif yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi ekosistem supply chain di Indonesia.
Melalui skema tersebut, kolaborasi ini memberikan ruang bagi akademisi dan praktisi industri untuk menghasilkan kajian, metode, model, inovasi, maupun solusi yang berangkat dari kebutuhan dan tantangan nyata di lapangan. Dengan demikian, hasil penelitian diharapkan tidak hanya memiliki nilai akademis, tetapi juga dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan industri.

Bagi TransTRACK Academy, sinergi antara akademisi dan praktisi menjadi salah satu elemen penting dalam membangun ekosistem pembelajaran yang selaras dengan perkembangan dan kebutuhan industri. Kolaborasi ini diharapkan dapat melahirkan talenta berkualitas, memperluas pengetahuan, serta menghasilkan solusi yang memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan industri di Indonesia.
Melalui kerja sama ini, TransTRACK Academy dan Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom berkomitmen untuk terus memperkuat keterhubungan antara education, research, innovation, dan industry implementation, sekaligus menciptakan kolaborasi berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan maupun industri.






