Tugas, Perkiraan Gaji, Skill, dan Peran Supply Chain Manager dalam Bisnis 

Supply Chain Manager
Supply Chain Manager
Reading Time: 4 minutes

Beberapa bisnis yang bergerak di bidang manufaktur, e-commerce, ritel, FMCG (Fast Moving Consumer Goods), hingga dengan logistik, semua memerlukan peran supply chain manager. Supply chain manager sendiri adalah profesional yang bertanggung jawab dalam perencanaan alur rantai pasok. 

Mulai dari menyediakan bahan baku, proses produksi, inventaris, hingga distribusi sampai ke konsumen akhir. Mengelola alur barang dari pemasok hingga pelanggan bukanlah tugas sederhana. Bisnis berpotensi mengalami kerugian apabila supply chain ini tidak berjalan dengan optimal. Inilah mengapa peran supply manager dinilai penting dalam memastikan keseluruhan proses berjalan dengan tepat waktu, efisien, serta hemat biaya. Simak penjelasan lebih lanjutnya melalui artikel TransTRACK Academy berikut ini!

Tugas dan Tanggung Jawab Supply Chain Manager

Tugas serta tanggung jawab supply chain manager mencakup berbagai aspek baik dari sisi strategis maupun operasional. Adapun beberapa hal yang perlu dilakukan oleh supply chain manager adalah:

Memastikan pengadaan bahan baku

Supply chain manager punya tugas memastikan ketersediaan bahan baku untuk kebutuhan produksi dengan biaya yang efisien. Hal ini termasuk juga memilih supplier dan menegosiasikan harga dengan vendor yang tepat guna menjaga pasokan tetap stabil, tidak kurang ataupun berlebih

Pengawasan

Supply chain manager bertugas memastikan proses produksi berjalan dengan baik, tepat waktu, dan menjaga kualitas produk untuk menghindari keterlambatan dan biaya operasional yang membengkak

Logistik 

Mengatur pengiriman bukan hanya sampai produk tiba di tangan konsumen, namun juga mulai dari pemilihan transportasi yang membuat distribusi lebih optimal

Analisis data

Melakukan analisis dengan data guna mengevaluasi performa rantai pasok dan menemukan cara untuk melakukan peningkatan performa. Penting juga bagi supply chain manager dalam mengidentifikasi potensi gangguan eksternal dalam rantai pasok (bencana alam atau geopolitik)

Menjaga relasi dengan vendor

Membangun komunikasi yang baik dengan berbagai pihak guna memastikan proses produksi dan operasional selalu berjalan dengan lancar

Skill Supply Chain Manager yang Wajib Dipunya 

Dengan tanggung jawab yang cukup luas ini, supply chain manager bukan hanya harus berpikir dengan cepat dan strategis, namun mereka juga dituntut untuk responsif terhadap perubahan yang mungkin saja terjadi karena berbagai faktor sehingga bisa mengambil keputusan secara rasional dengan hasil akhir terbaik untuk kelancaran bisnis. Berikut skill yang patut dimiliki oleh supply chain manager:

  • Analytical thinking: bisa mengambil keputusan strategis terbaik dengan membaca data ataupun situasi yang ada
  • Problem solving: cepat tanggap dalam menghadapi hambatan
  • Komunikasi: bisa berkoordinasi dan menjalin relasi yang baik dengan banyak pihak
  • Manajemen waktu: memastikan keseluruhan proses berjalan sesuai dengan timeline
  • Tech savvy: punya pemahaman untuk ERP, supply chain analytic, green logistic ataupun sistem logistik digital lainnya
  • Leadership: mampu memberikan arahan dan memimpin tim dari divisi terkait 

Jenjang Karir dan Gaji Supply Chain Manager

Meniti karir sebagai supply chain manager umumnya bisa dimulai dari posisi entry-level seperti staff logistik atau bahkan supply chain analyst. Dari posisi ini nantinya Anda bisa meniti karir menjadi supervisor, manager, dan bahkan hingga level senior seperti head of supply chain, atau bahkan hingga posisi director. 

Semakin meningkatnya kompleksitas bisnis dan kebutuhan operasional yang efisien akan membuka lebih banyak peluang kerja di bidang supply chain. Tak perlu khawatir perihal persaingan karena karir ini tidak hanya terpatri pada satu industri saja. Beberapa bidang pekerjaan seperti manufaktur, pertambangan, logistik, dan FMCG akan selalu memerlukan professional yang bisa menjadi supply chain manager. 

Estimasi Gaji Supply Chain Manager

Gaji supply chain manager tidak bisa dipukul rata melalui rincian berikut, pasalnya semua akan bergantung pada industri yang dipilih, pengalaman setiap individu, dan skala perusahaan tempat Anda bekerja. Namun umumnya berikut adalah kisaran gaji supply chain manager di Indonesia:

  • Entry level: Rp8.000.000 – Rp 15.000.000 per bulan
  • Mid-level: Rp15.000.000 – Rp30.000.000 per bulan
  • Senior-level: Rp30.000.000 – Rp60.000.000++ per bulan

Semakin besar level perusahaan dan tanggung jawab yang dipikul makan akan semakin tinggi pula kisaran gaji supply chain manager yang ditawarkan.

Certified Supply Chain Manager: Apakah Penting?

Walaupun tidak terbilang wajib namun memiliki sertifikasi seperti certified supply manager bisa menjadi nilai ekstra. Sertifikasi ini bisa jadi penanda bahwa seseorang memang kompeten secara profesional dalam bidang supply chain dan bisa memahami praktik terbaiknya. Selain meningkatkan kredibilitas, memiliki sertifikasi juga memungkinkan Anda mengekspansi karir lebih luas baik di perusahaan nasional, multinasional, atau bahkan internasional.

Apa Saja Sertifikasi Supply Chain Manager

Sertifikasi supply chain manager yang populer di Indonesia umumnya meliputi: 

  • CSCM : Sertifikasi internasional dari International Supply Chain Education Alliance (ISCEA)
  • CSCM: merupakan program sertifikasi yang diselenggarakan oleh lembaga seperti PDP UC atau Idea Training yang punya fokus pada manajemen logistik, strategi, serta operasional rantai pasok
  • BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi): Sertifikasi kompetensi yang dikeluarkan lewat LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) terlisensi seperti LSP Translog Indonesia ataupun LSP Logistik lainnya guna menjaga standar kompetensi nasional.
  • Certified Supply Chain Management Professional (CSCMP): sertifikasi yang lebih berfokus pada keahlian dalam manajemen rantai pasok

Tak hanya terbatas pada daftar sertifikasi di atas, masih ada beberapa sertifikasi yang berhubungan dengan profesi supply chain manager yang bisa kita ambil untuk menambah portofolio dan meningkatkan kredibilitas. 

Perbedaan Peran Supply Chain Manager vs Logistik Manager

Dalam praktik operasional, peran Supply Chain Manager dan Logistik Manager sering kali dianggap serupa. Namun, keduanya memiliki cakupan tanggung jawab yang berbeda, baik dari sisi strategis maupun operasional. Berikut perbandingannya:

AspekSupply Chain ManagerLogistik Manager
Cakupan Tanggung JawabMengelola seluruh rantai pasok end-to-end (hulu ke hilir)Berfokus pada fungsi logistik
Fokus UtamaIntegrasi proses, perencanaan, dan strategi rantai pasokPenyimpanan, transportasi, dan distribusi
Ruang LingkupLebih luas, kompleks, dan strategisLebih spesifik dan operasional
Peran dalam BisnisMengoptimalkan keseluruhan alur supply chainMenjalankan aktivitas logistik secara efisien
Posisi dalam SistemMencakup logistik sebagai bagian dari keseluruhan prosesBagian dari supply chain

Secara sederhana, logistik merupakan bagian dari supply chain, sementara supply chain mencakup proses yang jauh lebih luas, terintegrasi, dan bersifat strategis.

Kesimpulan

Supply chain manager memainkan peranan vital guna memastikan operasional bisnis berjalan dengan lancar. Dimulai dari pengadaan bahan baku yang penting untuk kelancaran proses produksi, hingga dengan proses distribusi produk. 

Dengan tanggung jawab dan banyaknya bekal skill penting untuk dimiliki, maka tak heran bila profesi ini menawarkan peluang gaji yang cukup kompetitif. Di era modern yang serba digital ini karir sebagai supply chain manager bisa terbilang sangat menjanjikan. 

Persiapkan diri Anda untuk jadi profesional di bidang supply chain bersama dengan TransTRACK Academy. Lewat program edukatif yang dirancang untuk kebutuhan industri, TransTRACK Academy menjamin Anda untuk mendapatkan pemahaman praktis serta skil aplikatif yang bisa segera diterapkan di lapangan. Yuk segera bergabung dengan TransTRACK Academy demi jenjang karir yang menjanjikan. 

FAQ

Apa saja pekerjaan supply chain manager?

Supply chain manager bertugas mengelola seluruh rantai pasok, mulai dari menyediakan bahan baku, produksi, hingga distribusi. Hal ini termasuk dengan analisis data, menjalin relasi dengan vendor, dan memastikan keseluruhan operasional selalu berjalan dengan lancar.

Berapa gaji supply chain manager?

Gaji supply chain manager berkisar dari 8 hingga 60 juta rupiah tergantung dari pengalaman, skill, serta skala perusahaan

Skill apa saja yang diperlukan oleh supply chain manager?

Soft skill meliputi: negosiasi, leadership, critical thinking, hingga 
Hard skill meliputi: mampu menganalisis Big Data, paham akan manajemen Inventaris, mengerti cara kerja pemrograman seperti ERP, green logistic, dan lainnya

Apa latar belakang pendidikan untuk supply chain manager?

Seringnya orang dengan gelar sarjana di bidang manajemen bisnis, teknik industri, logistik, atau rantai pasok. Ataupun kepemilikan sertifikasi seperti CSCP (certified supply chain professional)