Peran teknologi yang sudah banyak diimplementasikan banyak sektor industri dewasa ini tak lepas dari pesatnya transformasi teknologi. Selain mempermudah operasional bisnis, teknologi juga banyak membantu perusahaan dalam beradaptasi dengan perubahan yang ada agar tetap relevan sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan pelanggan. Salah satu teknologi yang kerap digunakan terutama dalam industri logistik adalah cloud logistic atau komputasi awan.
Melansir dari Alibaba cloud, sudah ada hampir 80% bisnis di Indonesia yang memanfaatkan cloud logistic. Penggunaan cloud logistik ini sendiri disinyalir banyak memberikan kontribusi bagi perusahaan dalam mengatasi tantangan global, memberikan transparansi dalam proses distribusi. Bisnis bisa mengelola data, memantau pengiriman, serta mengoptimasi rantai pasok secara real-time. Simak penjelasan lengkapnya melalui artikel TransTRACK Academy berikut ini!
Apa Itu Cloud Logistik?
Cloud logistic atau komputasi awan merupakan sistem pengelolaan logistik yang memanfaatkan teknologi cloud computing logistik. Teknologi ini berguna untuk menyimpan, mengakses, hingga mengelola data melalui internet. Berbeda dengan server lokal yang biasa digunakan untuk menyimpan data, cloud memberikan solusi agar data bisa diakses kapanpun dan dimanapun
Penggunaan logistik software cloud ini juga bisa memberi kontribusi bagi perusahaan dalam mengintegrasikan ragam proses operasional. Mulai dari manajemen gudang hingga proses distribusi semua bisa terunifikasi dalam satu platform yang terpusat.
Manfaat Penggunaan Cloud Logistik
Dalam penggunaanya, cloud logistik bisa memberikan banyak nilai plus untuk keberlangsungan bisnis, beberapa di antaranya:
- Akses data secara real-time
Memudahkan perusahaan dalam mengawasi distribusi produk dan performa operasional secara real-time - Penekanan biaya operasional
Karena semua data yang diperlukan bisa disimpan di cloud, maka keperluan akan infrastruktur IT seperti server fisik beserta dengan biaya maintenancenya tidak lagi diperlukan - Fleksibel dengan skalabilitas tinggi
Sistem bisa dengan mudah diadaptasi untuk mengikuti kebutuhan bisnis yang pasti akan semakin berkembang - Kolaborasi internal yang baik
Komputasi awan memungkinkan koordinasi di antara tim baik secara internal, dengan mitra distribusi, ataupun supplier menjadi lebih mudah dikoordinasi
Keunggulan Cloud Logistik Dibandingkan Server Konvensional
Jauh sebelum era cloud menjadi populer, kebanyakan bisnis menggunakan penyimpanan menggunakan server lokal. Bila cloud merupakan komputasi awan yang dikelola pihak ketiga, server lokal sendiri adalah perangkat fisik yang tersedia di perusahaan dengan tujuan menyimpan seluruh data internal perusahaan. Berikut beberapa perbedaan lainnya:
- Lokasi dan Infrastruktur
– Cloud logistik ada di pusat data penyedia (Google, Azure, AWS)
– Server lokal merupakan perangkat fisik yang ada di perusahaan dan dimaintain berkala - Biaya
– Logistik cloud menggunakan sistem berlangganan dimana perusahaan membayar sesuai dengan periode dan harga yang sudah disepakati (OpEx)
– Server lokal butuh modal awal yang cukup besar untuk membeli perangkatnya (CapEx) dan biaya lain dalam maintenance ataupun operasional bila diperlukan - Akses
– Cloud logistik bisa diakses selama ada jaringan internet
– Server lokal diakses via LAN/Jaringan lokal dan tetap bisa digunakan walaupun tak ada internet - Skalabilitas
– Cloud logistik punya kapasitas besar dan hampir tak terbatas. Selain itu kapasitasnya bisa diubah secara instan
– Server lokal kapasitasnya tergantung pada perangkat yang dibeli dan tak bisa diubah secara instan - Resiko Keamanan
– Cloud logistik umumnya aman dari serangan fisik karena standar penyelia data yang cukup tinggi
– Server lokal memberi perusahaan kontrol penuh atas data
Kapan Baiknya Menggunakan Cloud Logistik ataupun Server Lokal?
- Pilih cloud: perusahaan startup, e-commerce, ataupun pekerjaan yang melibatkan tenaga kerja remote, membutuhkan fleksibilitas tinggi, membutuhkan penekanan biaya, atau untuk skalabilitas yang cepat.
- Pilih server lokal: Perusahaan memerlukan kontrol penuh atas keamanan data yang cukup ketat. Bisa juga digunakan di perusahaan yang memang tidak memiliki jaringan internet mumpuni untuk mengakses cloud.
Keuntungan Menyimpan Data Logistik di Cloud Server
Menggunakan cloud untuk menyimpan data logistik tentu memberikan ragam keuntungan untuk perusahaan, berikut beberapa keuntungannya:
- Keamanan
Penyedia cloud umumnya sudah membarikade server mereka menggunakan keamanan berlapis guna memproteksi data yang tersimpan dari ancaman siber - Backup otomatis
Data perusahaan umumnya akan tersimpan secara berkala dan data yang sudah tersimpan di cloud biasanya dilengkapi dengan fitur backup otomatis yang meminimalisasi resiko kehilangan data. - Fleksibel
Data bisa dengan mudah diakses dari manapun dan kapanpun selama ada jaringan internet tanpa dibatasi oleh perangkat ataupun lokasi - Integrasi
Memungkinkan proses integrasi antara aplikasi lain seperti supply chain management ataupun ERP
Peran Cloud Computing dalam Transformasi Logistik di Era Modern
Bukan hanya meningkatkan efisiensi operasional, namun memanfaatkan cloud computing logistik ini membantu perusahaan dalam mengambil keputusan berbasis data. Lewat analisis yang lebih akurat, perusahaan bisa dengan mudah memprediksi permintaan, menekan lead time, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Penggunaan logistik software cloud juga bisa mendukung otomatisasi dalam operasional yang bisa mengurangi kesalahan akibat human error.
Kesimpulan
Cloud logistik adalah solusi yang mampu menjawab tantangan dalam industri logistik di era modern yang serba digital ini. Banyaknya keuntungan seperti efisiensi biaya, keamanan data yang lebih terjamin serta akses secara segera membuat banyak perusahaan akhirnya beralih ke sistem komputasi awan ini untuk menunjang keseharian operasional mereka.
Selain pemanfaatan cloud di industri logistik, Anda juga bisa mempelajari beberapa hal terkait pemanfaatan teknologi dan praktiknya di TransTRACK Academy. Lebih dari sekedar pengetahuan teori semata, TransTRACK Academy menawarkan pembelajaran untuk membangun pemahaman serta kompetensi praktis yang dibutuhkan industri.
FAQ
Apa itu logistik cloud?
Cloud logistik merupakan pengelolaan logistik dengan basis cloud yang mencakup WMS (Warehouse management system) dan TMS (Transport management system). Cloud logistik ini juga mempermudah perusahaan dalam memantau inventaris secara real-time ataupun, pelacakan armada distribusi, serta manajemen gudang otomatis.
Apakah data di cloud logistik aman?
Keamanan cloud biasanya relatif tinggi. Saat memilih penyedia cloud, baiknya pastikan mereka memiliki kredibilitas yang baik, menawarkan otentikasi dua faktor, enkripsi, dan keamanan fisik server yang mereka miliki. Karena walaupun cukup aman dan terlindungi, resiko pencurian akun atau penyalahgunaan data pasti akan tetap ada.
Apa beda cloud logistik dan server lokal?
Komputasi awan: biayanya berbasis subscription, pembaruan secara otomatis, mudah diakses
Lokal: biaya investasi awal yang tinggi, manajemen diurus oleh perusahaan, sangat bergantung pada perangkat keras perusahaan
Apa keterampilan yang dibutuhkan untuk mengelola cloud?
Siapapun yang punya pengalaman dengan platform cloud seperti AWS dan pemahaman software manajemen rantai pasok
Bagaimana cara memilih penyedia layanan cloud?
Dengan mempertimbangkan beberapa faktor seperti data enkripsi atau keamanan yang ditawarkan, dukungan teknis, harga, serta skalabilitas.










