Pengertian, Fungsi, dan Daftar Resmi Lembaga Sertifikasi Profesi di Indonesia

Lembaga Sertifikasi Profesi
Lembaga Sertifikasi Profesi
Reading Time: 4 minutes

Persaingan kerja di era ini kerap menuntut kita untuk memiliki skill yang mumpuni agar dapat memberi kontribusi yang signifikan bagi perusahaan. Selain berbekal pendidikan ataupun pengalaman kerja, Anda juga bisa memberi nilai tambah pada portofolio dengan sertifikasi tambahan terkait dengan bidang pekerjaan Anda. Sertifikasi ini bisa didapatkan lewat beberapa lembaga sertifikasi profesi yang ada di Indonesia. 

Lembaga sertifikasi profesi sendiri merupakan institusi yang memiliki kewenangan untuk melakukan uji kompetensi dan menerbitkan sertifikat bagi tenaga kerja sesuai dengan standar yang berlaku. Di Indonesia sendiri lembaga-lembaga ini terlisensi oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).

Keberadaan lembaga sertifikasi profesi ini dinilai penting untuk memastikan tiap individu punya keterampilan yang dibutuhkan oleh industri. Karena terkadang ijazah saja tidak cukup untuk menggambarkan kemampuan praktis seseorang. Pasalnya ijazah hanya memberikan gambaran besar akan prestasi akademis individu, sementara dunia kerja menuntut lebih dari itu. Ada keterampilan teknis dan aplikatif yang memang diperlukan dan diwajibkan untuk dimiliki. Simak penjelasan lebih lengkapnya melalui artikel TransTRACK Academy di bawah ini!

Fungsi dan Tugas Utama Lembaga Sertifikasi Profesi

Di samping menjadi pengesah bahwa tenaga kerja punya skill yang dibutuhkan oleh industri lewat proses uji kompetensi yang objektif, lembaga ini punya peran dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja dan membantu perusahaan mendapatkan sumber daya yang berkualitas, selain itu adapun fungsi LSP ini antara lain adalah:

  1. Melaksanakan uji kompetensi

Melakukan asesmen terhadap tenaga kerja lewat rangkaian tes berdasarkan standar nasional maupun internasional oleh asesor yang berlisensi 

  1. Menerbitkan sertifikat

Memberikan sertifikat kepada tenaga kerja sebagai bukti keahlian. Sertifikat ini bisa diakui secara nasional maupun internasional

  1. Verifikasi tempat uji kompetensi

Memastikan fasilitas ujian telah memenuhi standar yang berlaku

  1. Meningkatkan daya saing di bursa kerja

Sertifikasi membantu tenaga kerja dalam memvalidasi nilai tambah yang mereka miliki

  1. Membantu perusahaan mendapatkan SDM kompeten

Perusahaan lebih mudah dalam menyeleksi kandidat yang teruji kemampuannya sesuai dengan standar yang dibutuhkan

  1. Mendukung standarisasi kualitas di ragam sektor industri

Sertifikasi memastikan adanya standar yang seragam guna menjaga kualitas kerja di industri apapun

Contoh Lembaga Sertifikasi Profesi yang Ada di Indonesia

Adapun beberapa contoh lembaga sertifikasi profesi di Indonesia yang umum dikenal khalayak beserta bidangnya:

  • LSP Logistik Indonesia: Lembaga yang menyediakan sertifikasi untuk industri logistik. Mulai dari pergudangan, manajemen rantai pasok, dan juga distribusi
  • LSP Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM): Sertifikasi kompetensi untuk bidang SDM atau HR, seperti rekrutmen, manajemen kinerja karyawan, hingga pelatihan
  • LSP Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK): penyelia sertifikasi di bidang IT yang mencakup jaringan, software development, hingga keamanan siber atau sistem informasi
  • LSP Pariwisata Indonesia: Lembaga ini bertugas mengeluarkan sertifikasi untuk sektor pariwisata, misalnya saja perhotelan, tour guide, dan hospitality
  • LSP Konstruksi: Berfokus pada pemberian sertifikasi bagi tenaga kerja di bidang konstruksi. Misalnya teknik sipil, keselamatan kerja, dan proyek bangunan. 

Jenis-Jenis Lembaga Sertifikasi Profesi di Indonesia

Di Indonesia, LSP dibagi menjadi 3 jenis utama berdasar penyelenggara ataupun ruang lingkup. Adapun beberapa jenis LSP adalah seperti berikut:

LSP Pihak Kesatu (LSP P1) 

Merupakan lembaga sertifikasi yang dibuat perusahaan ataupun institusi pendidikan guna memberikan sertifikasi secara internal bagi karyawan atau peserta didiknya. 

LSP Pihak Kedua (LSP P2) 

Adalah lembaga yang dibentuk oleh asosiasi profesi ataupun industri terkait untuk melakukan dan memberikan sertifikasi pada bidang tertentu.

LSP Pihak Ketiga (LSP P3)

Didirikan oleh lembaga independen yang dapat memberikan sertifikasi kepada khalayak luas tanpa harus ada ikatan dengan instansi apapun. Lembaga ini cakupannya tergolong fleksibel karena bisa diberdayakan oleh siapapun yang memang ingin mengupayakan sertifikasi. 

Daftar Lembaga Sertifikasi Profesi Logistik Terakreditasi di RI

Dalam bidang logistik secara spesifik, RI punya beberapa pilihan daftar lembaga sertifikasi profesi yang sudah terakreditasi. Daftarnya antara lain:

  • LSP Pergudangan
  • LSP Logistik Indonesia
  • LSP supply Chain Indonesia
  • LSP Transportasi dan Distribusi

Lembaga-lembaga sertifikasi profesi di atas berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berkecimpung di industri logistik dalam negeri. 

Alur Mendapatkan Sertifikasi Kompetensi 

Dalam proses mendapatkan sertifikasi, ada beberapa hal alur atau runutan proses yang perlu dilakukan, apa sajakah prosesnya:

  1. Pendaftaran dan seleksi
    Peserta mendaftar sekaligus melengkapi dokumen untuk diverifikasi keabsahannya
  2. Melaksanakan uji kompetensi (tes tulis, observasi, dan wawancara)
    Peserta mengikuti serangkaian ujian teori dan praktik sesuai standar yang ditentukan untuk dinilai kemampuannya
  3. Rekomendasi pengawas atau asesor
    Setelah serangkaian tes tersebut, asesor bertugas memberi penilaian apakah peserta bisa dinyatakan kompeten atau masih belum kompeten 
  4. Keputusan Sertifikasi oleh Komite Sertifikasi LSP
    Komite menetapkan hasil akhir berdasar penilaian keseluruhan dari asesor dan prosedur yang sudah ditetapkan
  5. Penerbitan Sertifikat
    Apabila peserta dinilai layak dan kompeten untuk mendapat sertifikasi, maka mereka akan menerima sertifikat resmi yang diakui secara nasional oleh BNSP

Cara Mengecek Keaslian Sertifikat Kompetensi

Agar tenaga kerja ataupun pencari tenaga kerja bisa waspada perihal lembaga sertifikasi profesi, maka ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencari tahu apakah sertifikasi yang dimiliki memang asli dan terdaftar resmi. Berikut langkah-langkah yang bisa diambil:

  1. Akses website resmi BNSP
  2. Masuk ke menu verifikasi sertifikat
  3. Input data sertifikat dan pastikan nama pemilik sertifikat sesuai dengan yang tertera
  4. Sistem akan menampilkan hasil data bila sertifikat memang terdaftar

Selain cara di atas, pada sertifikat terbaru kini sudah terdapat kode QR yang bisa langsung di scan menggunakan fitur kamera di telepon genggam Anda. Bila memang terdaftar resmi, maka kode QR akan langsung mengarah ke halaman verifikasi resmi. Hal ini amat sangat memudahkan pihak perusahaan mencari tahu keaslian dokumen dan menghindari pemalsuan dokumen.

Kesimpulan

Lembaga sertifikasi profesi sejatinya adalah bagian penting dalam peningkatan sumber daya manusia yang kompeten dan siap bekerja. Adanya lembaga-lembaga yang sudah terlisensi BNSP dapat membantu para profesional dalam meningkatkan kredibilitas mereka dan memvalidasi kemampuan sesuai dengan profesi yang digeluti atau skill yang dimiliki guna menunjang profesi tersebut.

Semua hal tersebut terangkum dalam sertifikat yang bahkan diakui resmi dan bisa dipergunakan dalam jangka waktu panjang untuk jenjang karir yang lebih baik. Bukan hanya menguntungkan para tenaga kerja, namun perusahaan juga diuntungkan karena bisa memastikan kompetensi kualitas tenaga kerja yang akan mereka rekrut atau sudah mereka punya. 

Nah, bagi Anda yang mulai memikirkan untuk mendapatkan sertifikasi, tak ada salahnya mendapatkan pengetahuan lebih dalam bersama dengan TransTRACK Academy! Beragam pelatihan mulai dari warehouse management hingga sustainability supply chain bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan sertifikasi yang ingin Anda ambil. 

Menambah pengetahuan serta wawasan tak pernah jadi pilihan yang salah ketika Anda berusaha meningkatkan nilai diri sebagai pekerja professional. Bergabung bersama TransTRACK Academy untuk mendapatkan pengetahuan serta memperkuat kredibilitas daya saing profesionalmu. 

FAQ

Apa yang dimaksud dengan lembaga sertifikasi profesi?

LSP merupakan institusi resmi dengan kewenangan melakukan uji kompetensi dan memberikan sertifikat sebagai bukti keahlian tenaga kerja atau individu terkait sudah sesuai dengan standar industri

Bagaimana cara mendapatkan sertifikasi profesi?

Dengan cara mendaftar ke LSP sesuai dengan industri yang digeluti, mengikuti uji kompetensi, sampai dengan akhirnya dinyatakan kompeten dan mendapat sertifikat resmi dari BNSP

Apa beda LSP dan BNSP

BNSP merupakan badan pemerintahan yang memberi lisensi dan mengawasi. Sementara LSP sendiri adalah lembaga operasional yang melakukan ujian  dan sertifikasi di lapangan

Berapa lama masa berlaku sertifikasi dari LSP?

Masa berlakunya sertifikat biasanya adalah sekitar 3 tahun. Usai lewat dari masa itu, pemegang sertifikat disarankan untuk melakukan uji kompetensi ulang 

Berapa biaya sertifikasi di LSP 

Biayanya tentu bervariasi dan tergantung dari beberapa faktor, seperti skema dan jenis LSP-nya. Misal untuk LSP P1 seringkali disubsidi oleh pemerintah, sementara untuk LSP P3 punya rincian harga tersendiri sesuai dengan tingkat kerumitan uji kompetensi yang akan dilakukan.